Pada zaman dahulu sampai sekarang di wilayah desa terdapat banyak pohon yang berduri menjalar/pohon rotan yang berbuah di wilayah hutan/perkebunan warga yang dinamai oleh warga setempat dengan Pohon Tu’u. Adapun rasa dari buah Tu’u/Rotan tersebut adalah asam, sepat, dan sedikit pahit. Lalu kemudian oleh warga setempat digunakan sebagai nama desa yaitu Desa Pulau Ku’u.
